Yang Pernah Patah Hati Pasti Tahu 5 Pelajaran Berharga Ini
Jatuh cinta berjuta rasanya. Mungkin pernyataan
tersebut bukanlah sekedar hoax. Pasalnya ketika orang sedang jatuh
cinta, maka banyak perasaan akan campur aduk jadi satu di dalam hati dan
pikiran orang yang sedang jatuh cinta itu. Beberapa rasa yang campur
aduk menjadi satu tersebut antara lain: rasa kangen, rasa takut apa bila
pihak lain tidak membalas cintanya, rasa cemas, jika gebetannya
tersebut keburu di tembak oleh orang lain, hingga rasa minder bahwa ia
tidak cukup baik untuk menjadi pendamping orang yang di cintainya
tersebut. orang yang jatuh cinta, pikirannya tidak bisa lepas dari sosok
orang yang sangat disukainya tersebut.



Setelah hubungan percintaan terjali, maka pasangan
tersebut akan semakin dekat satu sama lain. mereka saling mengenal. Dan
celakanya sifat sifat asli masing masing mulai muncul. Jika awal awal
pacaran si cowok rajin mandi, tak pernah telat jemput, selalu ada ketika
dibutuhkan, setelah beberapa lama sifat sifat baik itu berubah. So
cowok jadi jarang mandi, selalu telat jika janjian dan lebih banyak
menghaviskan waktu untuk nge game daripada pergi bersama sang pacar.
Berbagai perbedaan pendapat punmulai muncul. Cekcok tidak bisa di
hindarkan lagi dan akhirnya mereka berdua harus putus. Saat saat putus
ini memang menyedihkan bagi banyak orang. ada yang uring uringan, ada
yang mengurung diri bahkan tak jarang ada yang mengakhiri hidupnya
sendiri akibat putus dengan sang pacar. Bagi banyak orang momen putus
memang momen yang paling menyakitkan. Selain menyakitkan ternyata patah
hati juga bisa mengajarkan banyak hal lho kepada kita? pengen tahu apa
saja pelajaran yang bisa di dapat dari patah hati akibat putus tersebut?
berikut ini informasinya.
1. Patah Hati Mengajarkanmu Bahwa Cinta Saja Tidak Cukup.
Banyak pasangan yang baru jadian menganggap bahwa
cinta saja sudah cukup untuk menyatukan mereka. Hasrat cinta yang
mengebu-gebu membuat mereka terlalu bersemangat hingga mereka tidak bisa
berpikir logis. Merela tidak mempertimbangkan bahwa ada faktor faktor
lain yang menentukan langgeng tidaknya hubungan antara keduanya.
Misalnya saja, masalah keuangan. Uang memang bukan hal yang utama, tapi
jika si cewek ketika pacaran terlalu boros, maka si cowok akan pikir
pikir lagi untuk meneruskan hubungan.

Selain rasa cinta, salah satu hal yang penting bagi
kelanggengan suatu hubungan adalah adanya saling pengertian. Terkadang
ada salah satu pihak yang ingin selalu dimengerti namun ia tak pernah
mau mengerti keinginan pasangannya. perbedaan pandangan juga kadang bisa
membuat kelansungan suatu hubungan terancam. . pada awalnya berbagai
masalah tersebut memang tidak kelihatan, karena kedua nya masih terbuai
dengan rasa cinta. Namun ketika rasa cinta sudah kembali ke lebel biasa,
maka berbagai masalah mulai kelihatan. Jatuh cinta memang lebih mudah
dari pada mempertahankannya.
2. Kita Jadi Tahu Bahwa Patah Hati Itu Sakitnya Beneran.
Istilah patah hati ternyata bukan hanya perumpamaan
saja. Efek dari patah hati ternyata memang nyata pada tubuh fisik kita.
ketika merasa patah hati, otak akan berpikir bahwa ada luka fisik yang
kita derita. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa, ketika kita
patah hati, hormon hormon pemicu stress membanjiri peredaran darah kita.
hasil akhirnya, kita benar benar merasa depresi.

Selain itu ketika patah hati, metabolisme kita juga
berubah. Ada 2 kemungkinan yang akan terjadi ketika kita jatuh cinta.
Kemungkinan pertama, kita jadi kegemukan, atau kemungkinan kedua kita
jadi terlalu kurus. Ini karena untuk menghindari depresi akibat patah
hati beberapa orang akan banyak makan, sementara sebagian yang lain
justru tidak doyan makan. Denga beberapa fakta ini ternyata patah hati
itu sakitnya nyata dan bukan sekedar istilah saja. Maka itu orang yang
pernah patah hati tak akan mengolok olok orang lain yang sedang patah
hati.
3. Orang Jadi Tahu Bahwa Terlalu Percaya Dengan Perasaan Itu Tidak Baik.
Perasaan sedih, gembira, bersemangat, badmood dan
sebagainya sebenarnya Cuma sesuatu yang di pengaruhi oleh hormon.
Serotonon, asetil kolin, endorfin dan andrenalin adalah horbon hormon
yang bertanggung jawab terhadap munculnya perasaan perasaan tersebut.
bahagia, sedih, gembira adalah sesuatu yang kita pelajari. Saat kita
bersama dengan seseorang, kemudian orang tersebut tamah serta bail, maka
kita akan merasa bagahia bersamanya. ketika bahagia tersebut hormon
serotonon akan di produksi oleh otak. Tiap kali bertemu dengan orang
yang sama kejadian terulang.

Akhirnya, otak terbiasa memptosuksi hormon
kegembiraan tiap kali orang yang kita sukai itu hadir. Tanpa sebab
apapun asal kita melihat dia, kita menjadi senang. Karena sudah
terlanjur merasa nyaman dengan seseorang, akal kita jadi buta. kita jadi
melihat orang yang kita sukai tersebut adalah orang yang sempurna. Tak
punya cacat, tak punya keburukan dan tak punya dosa. Akibatnya ketika
pasangan kita tersebut berbuat salah, kita masih percaya bahwa dia orang
yang sempurna. Sampai suatu ketika kesalahannya menumpuk dan kita baru
sadar bahwa ia memang punya watak yang buruk. Setelah putus kita jadi
tahu bahwa perasaan kita sendiri telah mencegah otak berpikir logis. Di
hubungan yang selanjutnya kita akan jadi lebih rasional dan tidak di
dominasi perasaan.
4. Belajar Untuk Melepaskan Seseorang Dan Menutup Diri Darinya.
Saat awal awal jatuh cinta, kita pasti merasa bahwa
orang yang kita cintai itu sangat penting. Ia adalah segala galanya bagi
kita. seolah olah kita tak akan bisa hidup tanpa dia. Terbiasa setiap
hari kita telfon telfonan, sms smsan, saling mengingatkan untuk makan
dan tak lupa beribadah. Tiap minggu janjian pergi ke tampat tempat asing
untuk menghabiskan waktu berdua. Pokoknya, membayangkan hidup tanpa
dia, seperti melihat bumi itu gelap gulita.

Karena beranggapan bahwa pasanganmu itu segalanya,
kamu jadi takut kehilangan. Kamu memaafkan baik kesalahan kecil maupun
kesalahan besar yang ia perbuat. Meskipun tersiksa dalam menjalin
hubungan, kamu tetap bersikukuh mempertahankannya. Semuanya kamu lakukan
karena semata mata takut kehilangan. Kamu tak ingin ia pergi dari
kehidupanmu. Namun setelah putus, perlahan lahan kamu akan belajar,
bahwa ternyata tanpa dia, tumbuhan tidak layu. Tanpa dia mataharipun
masih bersinar. Tanpa dia kamu masih bisa menjalani hidup dengan normal.
Setelah putus kamu akan belajar melupakan seseorang yang bukan bagian
dari masa depanmu.
5. Orang Jadi Belajar Bahwa Cinta Dan Benci Itu Mirip Muka Koin Mata Uang.
Benci tapi sekaligus masih cinta. Itulah salah satu
dilema orang yang batu patah hati. Mereka tidak percaya bahwa orang yang
mereka cintai bisa berbuat sesuatu yang menyakiti nya. Ketika terlanjur
putus, kenangan kenangan indah ketika bersama biasanya akan teringat
kembali. Bagaimana dulu mereka bertemu, bagaimana momen momen bahagia
ketika piknik berdua, serta bagaimana bahagianya ketika merayakan hari
jadian di tahun tahun sebelumnya. Berbagai kenangan tersebut
membangkitkan lagi rasa cinta yang sudah tertanam dalam.

Namun kemudian ketika mengingat perbuatan buruk dari
pasangan yang membuat ia sakit, rasa benci kembali muncul. Ia jadi kesal
kenapa ia bisa mencintai tapi sekaligus membenci satu orang. ia
kemudian akan belajar bahwa orang baik dan orang jahat itu bagai
kepingan uang logam. Keduanya bisa berada pada 1 orang. artinya setiap
orang punya sisi baik dan sisi buruk. Dia jadi sadar bahwa pasangannya
bukanlah orang yang sempurna. Pada hubungan selanjutnya, orang yang
patah hati tidak akan mencari kesempurnaan dari pasangannya, namun ia
akan belajar menerima kekurangan yang ada pada orang yang dicintainya.
Sumber: iyakan.com

Comments
Post a Comment